Senin, 04 November 2013

Falsafah Seorang Samurai

Samurai Jepang terkenal akan ketangguhannya. Tak kenal kompromi, cekatan dan loyal terhadap tuannya. Tubuh-tubuh lawan ditebas tanpa ragu di medan perang. Tak ayal, kaum samurai adalah prajurit perang paling efektif dan efisien.
Namun, sejatinya seorang samurai adalah pengabdi. Ia tak hanya berurusan dengan tugas-tugas di medan perang, tetapi juga melakukan apa pun yang diperintahkan oleh tuannya, termasuk hal-hal yang remeh sekali pun.
Loyalitas yang dibangun oleh samurai kepada tuannya dapat dikatakan ekstrim. Mereka wajib mengorbankan segalanya demi keselamatan tuannya. Adalah hal yang tabu bagi seorang samurai untuk mempermalukan tuannya, membuka aibnya atau bahkan sekadar membicarakannya meskipun tuannya sudah meninggal.
Bagaimana kaum samurai tersebut menjaga prinsip hidup mereka yang sangat ketat itu? Jawabannya adalah dengan berpegang teguh pada ajaran bushido, semacam kode kehormatan samurai yang menggabungkan nilai-nilai Budhis, Chu-Tsu, Konfusius, dan Shinto.
Buku yang disarikan dari kitab kuno pada masa pemerintahan Shogun Tokugawa ini berisi nukilan butir-butir pemikiran Yamamoto Tsunetomo mengenai intisari ajaran bushido. Ia sendiri adalah samurai yang mengabdi pada Nabeshima Mitsushige, penguasa prefektur Saga.
Tsunetomo menggali hakikat ajaran bushido dengan melakukan perjalanan spiritual bertahun-tahun ketika ia dibebastugaskan untuk sementara waktu oleh tuannya. Dengan menjadi ronin—prajurit tanpa tuan—ia mengembara pada usia belia dan berbicara dengan samurai lain, biksu dan orang-orang yang dapat mencerahkannya.
Ajaran bushido sendiri sudah dikenal sejak abad ke-17. Terdiri dari tiga huruf kanji, bu (perang), shi (orang), do (jalan), ajaran ini seolah menegaskan bahwa jalan seorang samurai adalah di medan perang dan mengabdi pada seseorang.
Ada delapan prinsip bushido, yakni: (1) Jin—memahami orang lain, (2) Gi—menjaga etika, (3) Chu—setia kepada tuannya, (4) Ko—menghormati orang tua, (5) Rei—menghormati sesama, (6) Chi—memperluas pengetahuan, (7) Shin—menjaga kejujuran, (8) Tei—mencintai orang tua dan siapa pun yang harus dikasihani.
Tsunetomo membenci sikap pengecut. Seorang samurai harus menunjukkan keberanian, meskipun ia tahu nyawanya terancam. Di medan perang, haram bagi seorang samurai untuk mati dalam keadaan membelakangi musuh. Ia harus terus melawan, dan mati secara jantan.
Kejujuran juga sangat penting bagi seorang samurai. Jika melakukan kesalahan, tak perlu ragu untuk mengakuinya. Apabila melanggar hukum dan mencemarkan nama baik klan dan keluarga, seorang samurai lebih baik mati terhormat dengan cara sekippu—merobek perutnya sendiri—daripada kabur dan menyelamatkan diri.
Sayangnya, sosok samurai ideal yang memegang teguh ajaran bushido mulai jarang ditemui waktu itu. Ketika Tsunetomo mulai membangun karirnya sebagai samurai muda, Jepang tengah berada dalam masa damai yang panjang.
Perang Sekigahara antara klan Hideyoshi dan Tokugawa telah usai pada 1600. Keadaan yang “adem ayem” itu justru membuat kaum samurai mlempem. Hampir seratus tahun lamanya tak ada samurai yang turun di medan perang. Mereka hanya mengurusi tugas-tugas administratif.
Oleh karena itu lah, Tsunetomo menceritakan kembali kisah-kisah teladan samurai terdahulu yang setia di jalan bushido dan menjalankan perannya sebagai seniman perang. Ia juga mencibir samurai-samurai muda yang terlalu takut membunuh. Keadaan damai memang lambat laun membuat mereka menjadi terlalu feminin.

Manhwa

ternyata, Manga tidak cuma Jepang aja yang punya tapi Korea juga punya lho disebut ''Manhwa''
check it out, this is the best Manhwa series

1. The Breaker
The Breaker

Manhwa karya Park Jin Hwan dan Jeon Geuk Jin ini, bercerita tentang seorang Han Chun Woo si guru bahasa Inggris yang tidak biasa. Dia memiliki kekuatan bertarung untuk mendisiplinkan murid.
 hehehe,,,, guru di sekolah minna-san ada nggak yang kaya' Han Chun Woo

2. Noblesse












Noblesse

Manhwa karya Son Jae Ho dan Lee Gwang Soo ini, bercerita tentang si Frankenstein yang tidak memiliki pengetahuan dan ilmu sains apapun karena tertidur selama 820 tahun,,

wow itulah salah dua manhwa yang nge-top
untuk info lain silahkan kunjungi http://myanimelist.net/topmanga.php?type=manwha

Jumat, 01 November 2013

Pentingnya Cinta Tanah Air dan Budaya

Anime, Kpop, Western, Indie, dll. Itu kebiasaan yang menjadi tradisi anak muda jaman sekarang. Tetapi, lama kelamaan kita juga lupa akan budaya sendiri. Padahal, budaya tersebut sebenarnya milik negara lain tapi mengapa anak sekarang menyukai budaya luar? itu dikarenakan karena hanya outlook atau penampilan yang keren dan dinamis.

berikut adalah fakta bahwa sebagian anak menyukai budaya luar
1. Hafal personel dari Idol Group, Band, dan artis lain tetapi tidak hafal nama-nama pahlawan
2. Tahu dan mau menari tarian sejenis ''Break Dance'' ''Shuffle'' "locking'' dll. tetapi tidak tahu dan tidak mau menari tari ''Serimpi'' ''Gambyong'' ''Kubra Siswa'' ''Gambir Anom'' ''Jaipong'' dll.
3. lebih sering merenungkan dan membayangkan bertemu dan menjadi kekasih dari Idola masing-masing tetapi tidak pernah merenungkan perjuangan para pahlawan yang bersusah payah merebut kemedekaan dari penjajah.

Sebetulnya, teman-teman boleh memiliki Idola, dan favorit masing-masing tetapi kita harus tetap mencintai Tanah Air dan Budaya sendiri.

Jangan seperti kacang, lupa kulitnya
^_^

Jumat, 18 Oktober 2013

Cara Belajar Efektif

Malas belajar? lelah? pelajaran susah? atau ingin cara yang instant dengan mencontek? itu sudah benar-benar basi. Tapi, kali ini akan disajikan berbagai cara agar dapat efektif belajar

Menurut Kondisi

1.Kesehatan
 Kesehatan benar-benar menjadi hal yang vital karena dengan kondisi tubuh yang sehat, akan menambah fokus daya pikir kita. Jangan sesekali memaksakan kondisi badan yang sakit, karena akan memicu stress dan lesu.

2. Waktu dan Mood
Tidak perlu memaksakan situasi yang dirasa tidak menyenangkan seperti halnya lelah. Kita bisa mengambil waktu dini hari karena waktu tersebut dapat me-refresh otak kita.

Metode

1. Logika
Dengan logika, tentunya kita dapat mengembangkan pendapat kita tanpa harus meniru buku modul. Namun, logika bisa menjadi perdebatan dengan guru anda.

2. Ringkasan
Dengan meringkas, kita dapat mengambil pokok-pokok yang terdapat dalam sebuah teori. Dengan begitu, kita dapat dengan mudah mengingat sebuah materi.

SEKIAN ^_^

Jumat, 04 Oktober 2013

Pentingnya Pembelajaran TIK di Sekolah

Di Sekolah pasti ada pelajaran TIK. Ya, TIK atau Teknologi Informasi dan Komunikasi tidak pernah luput dari tatanan Mata Pelajaran Sekolah. Yak, kali ini akan kita kaji Pentingnya Pembelajaran TIK di Sekolah.

1. Mengembangkan Keterampilan di Bidang Teknologi Modern

Seiring dengan perkembangan jaman, teknologi sudah menyatu dengan kehidupan baik tradisional msupun Modern. Dengan mempelajari Teknologi Modern, tentunya kita jauh dari ketertinggalan atau keterbelakangan.

2. Mampu Menggunakan Fasilitas Yang Efektif dan Memiliki Banyak Manfaat

Anda susah menulis dengan baik? pusing dengan sistem hitung-menghitung? atau ribet untuk presentasi?
dengan adanya MS Office yang menyediakan macam-macam fasilitas yang memudahkan kita untuk membuat data dan tugas.

3. Menghemat Kertas untuk menyelamatkan Lingkungan

Lalu, apa hubungannya? ya, kertas yang kita gunakan selama ini terbuat dari kayu. Apabila kita gunakan terus menerus akan memboroskan dan jika kertas tak terpakai, akan menjadi sampah yang susah terurai. Hal ini tentu akan merusak Lingkungan. Dengan adanya fasilitas dalam komputer, kita tetap dapat membuat lampiran tanpa harus memboroskan banyak kertas atau dengan kata lain dapat mengirim tugas atau data melalui e-mail.

yak, demikian pentingnya pembelajaran TIK di Sekolah

Mitologi Jepang: Bijuu

Bijuu sering banget minna-san jumpai di Anime Naruto, kan? hehe,,,, kali ini kita bakal bahas Bijuu versi mitos asli Jepang. Check it out

Biiju adalah makhluk-makhluk legenda dari mitologi Jepang.Kebanyakan dari mereka bertubuh besar dan berkekuatan menakjubkan. Mereka tersebar di seluruh daerah Jepang. Kekuatan chakra/stamina mereka diklasifikasikan melalui banyaknya jumlah ekor mereka. Seperti Shukaku si ekor satu memiliki kapasitas chakra terendah dari semua bijuu. Tidak semua bijuu bertubuh besar. Seperti Kaku, si luak berekor tujuh yang ukuran tubuhnya tidak terlalu besar. Bijuu dengan ukuran kolosal adalah Yamata no Orochi yang besarnya melebihi tujuh buah gunung. Ini dikarenakan kekuatan Kusanagi no Tsurugi yang sangat besar

Para bijuu ini hanyalah mitos yang ada di Jepang. Kabarnya roh-roh mereka disegel di 9 kuil di Jepang. Para bijuu ini juga ada mahluk yang setengah dewa maupun peliharaan dewa. Raijuu dulunya adalah dewa sebelum kekuatan kegelapan Yamata no Orochi membuatnya menjadi monster. Nekomata juga adalah peliharaan dewa kematian. 

Dalam legenda dan mitologi Jepang, dikenal adanya perang sembilan dewa atau “Ancient war of 9 Gods”. Perang besar ini terjadi di masa lalu yang belum bisa diperkirakan kapan dan dimana. Peperangan ini adalah peperangan antar Yokai atau siluman yang memiliki kekuatan luar biasa dan disebut sebagai makhluk-makhluk setengah dewa. Mereka saling bertarung satu sama lain. Bahkan, Hokou dan Nekomata membentuk aliansi dan mencoba mendominasi pertempuran. Akhirnya hanya tersisa dua Bijuu yang setingkat dewa yang akhirnya akan menyelesaikan peperangan panjang dan melelahkan ini. Peperangan ini berakhir setelah Yamata no Orochi dan Kyuubi no Yokou bertemu dan bertarung selama 100 tahun. Kyuubi memenangkan pertarungan ini karena dia memiliki chakra yang tidak terbatas. 



Ichibi no Shukaku



 

Shukaku adalah Makhluk berbentuk seekor rakun atau Tanuki dalam Bahasa Jepang. Dulunya Shukaku adalah seorang pendeta dari Nara yang berubah menjadi monster karena kekuatan Yamata no Orochi. Dia lalu berubah menjadi rakun raksasa. Kepribadiannya sangatlah konyol dan senang bermain-main, sama seperti rakun pada umumnya. Dia hidup dari jiwa orang-orang yang mati karena pasir dan angin. Ia juga disebut sebagai dewa angin dalam mitologi. Dalam dongeng di Jepang, Tanuki dikenal sebagai arti dari Kesuburan dan Kemakmuran, laporan lain mengatakan ia adalah sebagai makhluk yang tidak berbahaya dan produktif . 
Shukaku bertarung sebanyak lima kali, satu kemenangan atas Sokou, 3 kali kekalahan melawan Isonade, Nekomata dan Raijuu. Shukaku melarikan diri melawan Yamata no Orochi. Shukaku lalu berhasil disegel oleh bhiksu Nara bernama Oraga Nakashimu yang menggunakan serangkaian sihir. Lalu dia menggunakan alat kekuatan “Ketel Tanduk Rusa” dan menyegelnya di Kuil Angin. Shukaku juga melambangkan dewa angin, tingkat kekuatan Bijuunya ke-8 dan tingkat chakra/stamina miliknya adalah yang terlemah. 

Nibi no Nekomata  

adalah sebuah makhluk dari cerita mitologi Jepang, dipercaya sebagai sebuah metamorfosis dari kucing peliharaan. Ia berasal dari Hutan Kematian di utara Hokkaido dan konon pertama kali ditemukan di Hutan Iblis Hokkaido, ia berasal dari Hutan Kematian (berbeda dengan hutan iblis) di utara Hokkaido. Bentuknya berupa monster kucing hitam raksasa, yang terkadang ditampilkan dengan dua sayap malaikat berwarna hitam yang besar. Dia adalah peliharaan Dewa Kematian. Nekomata hidup dari memakan mayat dan jiwa-jiwa orang mati. Legenda mengatakan, awalnya Nekomanta hanyalah seekor kucing peliharaan yang sering disiksa pemiliknya. Setelah si kucing mencapai umur sepuluh tahun, secara perlahan buntutnya akan terbelah menjadi dua bagian, bersamaan dengan meningkatnya kekuatan nujum (shamanism) dan sihir (necromancy) si kucing. Beberapa orang yang mempercayai ini biasanya memotong ekor kucing mereka karena takut berubah menjadi monster.

  

Sanbi no Isonade 

adalah sebuah makhluk dari cerita mitologi Jepang, berbentuk seperti hiu dengan tanduk di kepalanya serta memiliki tiga buah ekor dan tiga buah sirip, ia juga mampu mengendalikan air sesuai dengan keinginannya. Ia pertama kali ditemukan di perairan Yamagawa dan hidup di kedalaman perairan Jepang bagian barat. Setiap beberapa bulan dia akan keluar ke permukaan untuk menghirup udara. Ketika dia melakukan hal ini dia akan menimbulkan badai dan ombak di perairan sekitarnya, semua kapal didekatnya akan tenggelam dan kemudian dijadikan makanan oleh Isonade. Dia juga sering menyerang kapal-kapal yang berlayar di lautan bebas. 



Yonbi no Sokou 

adalah sebuah makhluk dari cerita mitologi Jepang, berbentuk ayam-setengah-ular yang konon tinggal di gunung Fuji, Jepang. Sokou memiliki empat buah ekor dan menyebarkan gas beracun disekitar tubuhnya. Awalnya, Sokou adalah ayam jantan dan ular yang menjalin kasih. Namun akibat pengaruh udara dan racun di pegunungan, kedua hewan itu menyatu dan menjadi besar.

Gobi no Hokou
adalah Bijuu yang berupa seperti anjing berekor lima. Setiap ekor makhluk ini merepresentasikan setiap-tiap kekuatan elemental: Api, Angin, Air, Tanah, dan Petir. Itu bisa mengakibatkan kerusakan dahsyat bila digunakan. Kemampuannya ialah menggunakan semua elemen maupun mengkombinasikannya. Setiap elemennya juga bisa menyebabkan bencana tergantung jenisnya. Hokou bermaksud menghancurkan alam untuk mendapatkan kembali lima elemen ini. 
 


 Rokubi no Raiju 

adalah Bijuu yang yang berbentuk seperti berang-berang, mempunyai 4 kaki dan kuku yang amat tajam. Bila meraung seperti guntur. Aslinya, dia adalah dewa petir, tetapi karena pengaruh kekuatan Yamata no Orochi dia berubah menjadi monster. Raijuu bisa mengeluarkan listrik dalam jumlah besar untuk keperluan pertarungan. Bulunya berwarna emas dan ujungnya berdiri. Memiliki enam ekor yang bentuknya seperti petir, seperti dewa petir kuno.
 Raijuu

Shichibi no kaku
adalah Bijuu berbentuk tupai. Kanjinya juga bisa dibaca sebagai Mujina, yaitu nama subspesies dari tupai (Meles Meles Anaguma) yang ada di beberapa tempat di Jepang. Dia berasal dari altar pengorbanan di pinggiran Nagoya. Kaku mempunyai tujuh ekor dan yang terkecil diantara para Bijuu, walaupun begitu dia adalah Bijuu terlicik dan paling “penyusup” dari sembilan Bijuu lainnya. Kaku memburu mangsanya dari dalam tanah sepanjang waktu. Dia membunuh dengan melongsorkan/menghancurkan bagian tanah dibawah mangsanya, membuatnya jatuh tepat di mulutnya yang sudah terbuka lebar. Di atas tanah, dia bisa berubah menjadi apa saja, asalkan dia mempunyai tanah liat. Tubuhnya berwarna biru. 
  

Hachibi no orochi ( Yamata no orochi ) 
adalah Bijuu berbentuk ular. Dia memiliki mata berwarna merah darah, delapan ekor dan kepala (juga digambarkan dililit oleh akar belukar dan semak) dan memiliki kekuatan dari dunia iblis, simbol kejahatan. Setiap kepala Orochi melambangkan simbol: jiwa, hantu, kejahatan, iblis, dunia setelah kematian, dan kematian. Kekuatan sebenarnya dari Orochi seharusnya tidak terlalu besar, bahkan cenderung lemah. Seorang anggota klan Kusanagi, ketika menyerangnya melakukan kecerobohan, menggunakan pedang legendaris Kusanagi no Tsurugi. Karena itu, sebagai konsekuensinya, Yamata no Orochi mengambil alih pedang itu dan menyerap kekuatan yang ada didalamnya dan menjadi mahluk yang amat kuat, dan akhirnya menyimpan semuanya didalam tubuhnya. Dengan kekuatan barunya, Orochi mengeluarkan kekuatan kegelapan yang amat besar sehingga membangunkan bijuu yang lain, dan menjadi arogan. Orochi mengalahkan banyak bijuu tetapi dia dikalahkan oleh Kyuubi. Alasannya sederhana: kekuatan Kyuubi tidak terbatas, membuat sebuah lubang pada Kusanagi yang bahkan Enma dan Sarutobi tidak bisa menggoresnya sedikitpun. Dalam legenda, dia menyamai Kyuubi dalam hal kekuatan, tetapi dia mempunyai batasan. 
  

Kyubi no Yoko
merupakan Bijuu dengan bentuk rubah berekor sembilan dan merupakan yang terkuat diantara para Bijuu. Alasan kenapa dia sangat kuat amat sederhana: dia mempunyai chakra yang tidak terbatas, membuatnya pantas menyandang nama “Raja para Bijuu”. Kekuatannya berasal dari segel api miliknya. Setelah bertarung selama 100 tahun dengan Yamata no Orochi, segel itu menjadi kelelahan; tetapi Kyuubi masih bisa bertahan dan berdiri. Dia juga licik dan cerdas. Cara berbicaranya sangat sadistis dan sarkastik. Begitu pula kelakuannya. Kyuubi no Yokou adalah Bijuu terkuat dalam Mitologi Jepang. Tubuhnya ditutupi bulu berwarna merah; Kyuubi melambangkan elemen api. Kemampuannya amat luar biasa. Karena belum pernah dikalahkan sekalipun oleh Youkai, kekuatan sebenarnya tidak bisa diukur. Ekornya mengeluarkan pusaran angin dengan cara diputar dengan cepat,satu hentakan ekor saja dapat menimbulkan gempa bumi dan tsunami, dan Kyuubi mampu merobek musuhnya dengan cakar raksasa miliknya. Bulu-bulunya bisa mengeluarkan bola api seperti meteor yang tak pernah habis, cukup untuk menghancurkan sebuah desa dengan cepat. Dalam peperangan 9 dewa, Hokou mengalami cedera parah, dan Nekomata hampir mati; bila tidak ditolong dewa kematian karena berani menantang Kyuubi. Yamata no Orochi bergantung pada Kusanagi no Tsurugi, pedang klan Kusanagi untuk mengalahkan Kyuubi, tetapi bisa dikalahkan dan mata pedang dari pedang tersebut menjadi retak. Padahal Sarutobi sasuke, si ninja legendaris dan Enma si raja monyet tidak bisa menimbulkan goresan sedikitpun pada Kusanagi. Ini menggambarkan kekuatan Kyuubi yang luar biasa. 

 
   

Jumat, 27 September 2013

Riwayat Singkat Shingen Takeda

Lukisan oleh Utagawa Kuniyoshi lukisan Shingen Takeda

Takeda Shingen dilahirkan sebagai putra sah pewaris klan Takeda secara sah. Setelah berhasil menaklukkan provinsi Shimano, Takeda Shingen terus memperluas wilayah kekuasaan hingga mencakup provinsi Kai, Shinano, Suruga, Kōzuke, Tōtōmi, berikut sebagian wilayah Mikawa dan Mino. Takeda Shingen dikabarkan meninggal karena sakit di tengah perjalanan untuk menaklukkan Kyoto


Dalam pertempuran, Takeda Shingen yang dijuluki "Harimau dari Kai" mengibarkan bendera perang yang disebut Fūrinkazan (風林火山?, angin, rimba, api, gunung). Pasukan berkuda yang dipimpin Takeda Shingen merupakan pasukan kavaleri terkuat di zaman Sengoku. Pada zaman Taishō, Shingen secara anumerta menerima jabatan Jusan-i yang berkedudukan tiga tingkat di bawah jabatan perdana menteri.

 Furinkazan





Maksud strategi perang ini adalah:
  • Secepat angin: Saat melakukan pergerakan, pasukannya bergerak secepat angin.
  • Setenang hutan: Saat mereka tinggal di suatu tempat, maka mereka akan menyembunyikan keberadaan setenang hutan.
  • Seganas api: Saat menyerang, pasukannya akan mengganas bak api yang membara.
  • Sekokoh gunung: Saat mereka mendapat serangan, maka mereka akan bertahan sekokoh gunung.

Angka dalam Bahasa Jepang

Minna-San, tentunya kalian sudah bisa berhitung kalau masih belum bisa ya,,,,,,,,,,,,,,, balik ke TK aja deh. wkwkwwk bcanda kok. Kali ini akan disajikan Angka dalam bahasa Jepang



dalam Romaji


 dalam kanji (huruf aslinya)







yak,, artikel tadi adalah angka dalam bahasa Jepang. ya, Huruf Kanjinya relatif berpartikel mudah

Ganbatte-kudasai ^_^

Jumat, 20 September 2013

Sejarah Ninja

Minna-San tahu kan siapa sih ninja itu? ya, pendekar dengan penutup muka. Tapi, kali ini, kita akan bahas sejarah Ninja. ok, Minna-san check it out.

Ninja atau Shinobi (忍者 atau 忍び


Ninja dalam kaligrafi kanji

Ninja biasanya segera dikaitkan dengan sosok yng terampil beladiri, ahli menyusup dan serba misterius seperti yang tampak di dalam film atau komik. Kata ninja terbentuk dari dua kata yaitu nin dan sha yang berarti ''tersembunyi'' dan ''orang'' atau lebih kompleksnya adalah mata-mata dari Jepang. Sejarah ninja juga sangat sulit dilacak. Info mengenai keberadaan mereka tersimpan rapat-rapat dalam dokumen-dokumen rahasia.

Ninja juga bisa diartikan sebagai nama yang diberikan kepada seseorang yang menguasai dan mendalami seni bela diri ninjutsu. Nin artinya pertahanan dan jutsu adalah seni atau cara. Kata ninja juga diambil dari kata ninpo. Po artinya adalah falsafah hidup atau dengan kata lain ninpo adalah falsafah tertinggi dari ilmu beladiri ninjutsu yang menjadi dasar kehidupan seorang ninja. Jadi ninja akan selalu waspada dan terintregasi pada prinsip ninpo.

Ninja adalah mata-mata profesional di zaman ketika para samurai masih memegang kekuasaan tertinggi di pemerintahan Jepang pada abad ke-12. Pada abad ke-14 pertarungan memperebutkan kekuasaan semakin memanas, informasi tentang aktivitas dan kekuatan lawan menjadi penting, dan para ninja pun semakin aktif. Para ninja dipanggil oleh daimyo (Istilah pemerintah daerah di Jepang) untuk mengumpulkan informasi, merusak dan menghancurkan gudang persenjataan ataupun gudang makanan, serta untuk memimpin pasukan penyerbuan di malam hari. Karena itu ninja memperoleh latihan khusus.

PERALATAN NINJA




berbagai jenis Shuriken dan belati adalah senjata umum para Ninja
kusarigama adalah rantai dan sabit yang digunakan untuk menyerang, memotong, dan memanjat tempat yang relatif tinggi.

Ninja diharuskan untuk bisa bertahan hidup di tengah alam, karena itu mereka menjadi terlatih secara alamiah untuk mampu membedakan tumbuhan yang bisa dimakan, tumbuhan racun, dan tumbuhan obat.
Ninja memakai baju yang menutup tubuh mereka kecuali telapak tangan dan seputar mata. Baju ninja ini disebut shinobi shozoko. shinobi shozoko memiliki 3 warna. Baju warna hitam biasanya dipakai ketika melakukan misi di malam hari dan bisa juga sebagai tanda kematian yang nyata bagi sang target. Warna putih digunakan untuk misi di hari bersalju. Warna hijau sebagai kamuflase agar mereka tidak terlihat dalam lingkungan hutan.



Jenis-jenis pakaian ninja yang biasa ditemui

okay, Minna-San tadi itu sejarah dan kehidupan dari para ninja.

End ^_^

Jumat, 13 September 2013

Bahasa Jepang Sehari-hari (1st ressun)

Pasti kalian sudah terbiasa menggunakan kata-kata "hai" ''halo'' ''apa kabar''. Tentunya kata-kataadalah kata sehari-hari. Namun, kali iniakan kita bahas Penggunaan Sapaan dalam Bahasa Jepang

1. Saat bertemu seseorang,

(selamat pagi)
ohayou gozaimasu

(selamat Siang)
Konnichiwa

(selamat sore/petang)
konbanwa

(selamat tidur)
oyasuminasai

(menanyakan kabar)
ogenki desuka?
atau kalian bisa memakai Go kigen ikaga desuka untuk lebih panjang
 nb: kata-kata desu + ka digunakan ketika akan bertanya

(kabar baik)
Hai, Genki desu
(kabar tidak baik)
iie, genki dewa arimasen

(berpisah)
dalam salam perpisahan ada sekitar 3 cara:
1.  Sayounara :sampai jumpa
2. Dewa mata ashita  :sampai bertemu esok
3. Dewa mata Raishuu :sampai bertemu minggu depan


kalau kita gabungkan (salam sapa-kabar)
Haruka: ohayou gozaimasu!
Takeru: Ohayou gozaimasu
Haruka:ogenki desuka?
Takeru: Hai genki desu

semoga bermanfaat /nozomi benri desu minna-san ^_^